Masak Sehat: Kebab Turki Homemade

Terkadang bagi Ibu Muda memasak itu malas sekali dilakukan. Berbagai alasan menjadi latar belakangnya.

Adakah yang merasakan sama seperti saya? Kerepotan aktivitas selalu menjadi alasan no.1. Walaupun ada juga ibu dengan komitmen yang kuat untuk memberikan yang terbaik untuk keluarganya. Semuanya tergantung niat kita sebenarnya. Kalau saya memasak saat ibu tercinta sedang tidak memasak atau sedang keluar rumah. Kenapa begitu? Karena saya suka masak yang aneh-aneh bukan masakan rumahan seperti yang biasa dimasak ibu. Seperti hari ini yang ingin merasakan kebab buatan sendiri. Jadilah penuh tekad belanja keperluan membuat kebab.

Meningkatkan semangat untuk memasak sebenarnya mudah. Mulailah memasak yang menurut Anda mudah. Karena saat otak memberikan respons positif maka akan mendorong kita untuk melakukan action. Jangan pernah menyerah ketika masakan Anda dikatakan kurang enak coba lagi dengan rajikan yang benar atau mencoba resep baru. Ketika kita bisa memasak untuk orang yang kita sayangi maka akan menimbulkan kebanggaan dan kepuasam tersendiri juga. Memasak sendiri itu menciptakan cita rasa yang lebih cocok dengan lidah kita.

Memasak Kebab Turki termasuk mudah lho…Gunakan peralatan dan bahan yang tersedia dirumah Anda, kalaupun harus belanja bahan bisa ditemukan di mana saja harganya juga sangat terjangkau. Bumbu dan bahan yang diperlukan :

  • Daging giling (Jika ingin lebih gampang bisa menggunakan daging kornet)
  • Keju parut
  • Selada cuci bersih
  • Tomat dipotong kotak kecil
  • Timun dipotong kotak kecil
  • Mayonaise
  • Saos tomat
  • Bawang merah, bawang bombay dan bawang putih cincang kasar
  • Cabe cincang kasar (jika suka pedas)
  • 2 sdm minyak goreng
  • 50ml air
  • garam dan lada ¬†secukupnya
  • Kulit kebab, jika membuat sendiri atau yang tidak ingin repot bisa membeli kulit kebab jadi

bahannya kulit kebab:

  • tepung terigu 250gr
  • setengah sendok teh garam
  • setengah sendok teh backing powder
  • 150ml susu hangat
  • 1 sendok makan margarin

Cara membuat kulit kebab:

  1. Campurkan semua bahan menjadi satu kecuali susu hangat
  2. Setelah tercampur masukan susu hangat sedikit demi sedikit sambil terus menguleni adonan sampai kalis.
  3. Jika adonan sudah kalis diamkan sekitar 15menit sambil ditutup dengan kain bersih
  4. Setelah itu bagi adonan masing 8gram untuk dibentuk bulat terus pipihkan sampai tipis
  5. Jika sudah goreng menggunakan teflon.
  6. Masukkan margarin goreng satu persatu adonan
  7. Bolak balik jangan sampai gosong gunakan api kecil saja ya
  8. Kulit Kebab siap digunakan, kalaupun kulit kebab tidak digunakan semua sisa kulit kebab bisa dimasukkan ke kulkas dan saat akan digunakan panaskan terlebih dahulu diatas teflon

Cara membuat kebab:

  1. Masukkan bawang merah, bawang putih, bawang bombay dan cabe cincang kedalam teflon yang sudah diberikan minyak goreng dan dipanaskan.
  2. Setelah tampak layu dan berbau harum, masukkan daging aduk-aduk sambil beri air.
  3. Masukkan garam, lada dan koreksi
  4. Angkat daging bumbu dan sisihkan
  5. Sekarang kita tata kebabnya ambil kulit kebab, ambil selada, daging beri tomat dan timun cincang taburi dengan keju parut beri mayonaisse dan saos tomat. Gulung kebab.
  6. Kebab siap dinikmati.

 

note:

  • Jika kulit kebab ada yang tersisa masukkan ke plastik dan simpan dalam freezer, maka kulit bisa tahan kurang lebih 1 minggu.
  • Sajikan kebab dalam keadaan hangat untuk lebih nikmatnya

Selamat Mencoba ūüôā

 

MENGENALKAN ISLAM KEPADA ANAK SEJAK DINI

Punya anak tuh, senang banget ya Bu?

Ada yang membuat seneng kadang ya bikin sebelnya sampai dongkol. Ya namanya juga anak-anak mereka hanya mengenal istilah main dan bersenang-senang. Jadi janganlah membuat ibu jadi makin puyeng ya.

Memiliki anak tuh berarti kita sebagai orang tua memiliki harapan agar kelak anak menjadi penolong kita saat ajal menjemput. Anak menjadi tiket ke surga untuk orang tua nya, apa mungkin? Bisa saja donk asalkan orang tua sudah mengenalkan islam dari mereka kecil. Masih ingat kan pelajaran kita dari SD kalau ada 3 amalan yang akan menolong saat meninggal, yaitu:

  1. Amal jariyah
  2. ilmu yang bermanfaat
  3. Doa anak shaleh

Mengenalkan islam sejak dini buka hal yang sulit masuk saja ke dunia mereka, dunia bermain. Ketika ingin mengenal dan dekat dengan anak-anak kita janganlah orang tua hanya memerintah dan melarang. Bermainlah bersama, bercandalah dan berbincang tentang semua hal. Memang menjadi orang tua berarti kita mempelajari banyak ilmu termasuk ilmu belajar gila. Kok bisa??

Belajar gila disini bukan berarti orang tua terus tertawa sendiri, bicara sendiri dan guling-guling loh. Namun, cenderung untuk tidak malu meninggalkan ego sebagai manusia dewasa. Tidak malu untuk bermain bersama berlaku seperti anak kecil, membuat muka lucu saat mendongeng, menari bersama dan lain sebagainya.

Anak-anak terutama yang berusia balita adalah masa golden age. Masa emas dimana dimasa ini adalah masa mereka merekam banyak hal, mempelajari banyak hal. Jadi jangan dijejali dengan kebiasaan orang tua yang aneh-aneh ya? Berkomunikasilah dengan bahasa yang baik. Dan pada masa inilah kita mulai bisa mengenalkan islam pada mereka. Ada beberapa cara mudah untuk mengenalkan mereka pada Islam antara lain:

  1.         Memperdengarkan lagu-lagu islam dan shalawat
  2.        Rutin mendengarkan ayat suci Al Quran
  3.       Jadilah contoh yang baik untuk anak. Jangan hanya menasehati namun diri sendiri melanggar dengan melakukan hal yang dilarang tersebut.
  4.        Ajaklah sholat berjamaah tepat waktu
  5.       Mendongeng tentang Nabi dan karuania Alloh
  6.       Melatih anak untuk selalu bersyukur dengan cara memperkenalkan dengan semua ciptaan Alloh SWT yang Maha Indah
  7.       Belajar doa sehari-hari dan surat pendek Al Quran
  8.       Untuk anak perempuan dilatih berhijab saat keluar rumah

Banyak cara sebenarnya tinggal memanfaatkan bagaimana kreativitas orang tua. Dan jangan lupa loh praktek dan praktek setiap hari pada anak sangat mempengaruhi. Kita tahu ilmunya tapi hanya dibaca ya sudah akhirnya nguap deh….xixiixiiii

Kalau Ahza, cewek cantikku yang berumur 2 tahun ini dulu pas waktu kecilnya susah sekali pakai jilbabnya, pakai topi saja langsung dicopot. Tapi alhamdulillah sekarang berangsur-angsur mau pakai, mungkin karena sudah semakin ngerti kali ya…? Tapi memang pinter kok anak ini bisa milih mana jilbab yang nyaman buat Ahza mana yang bikin gerah. Ini yang lagi rekomended ma Ahza katanya keyen embu…mau itu, pas ngeliat foto jilbabnya. Apalagi pas lihat foto diinstagramnya bikin mupeng mana lagi ada cash back 20%.

Jilbab untuk anak itu yang bagus yang bahannya adem, lentur dan nyaman dipakai. Selain itu kainnya tidak gampang luntur dan mbrudul pasti kita gak mau kalau anak kita memakai jilbab nya membuat mereka tidak nyaman. Kalau itu terjadi yang ada mereka kapok gak mau pakai jilbab lagi. Jilbab kece dan keren sesuai spesifikasi diatas bisa dibeli di zhafa hijab kids. Apalagi kalau ada yang cacat kita bisa retur juga dan garansi 100% uang kembali kalau barangnya tidak sampai ke alamat yang dituju. Ada juga aneka produk handmade keren yang menggoda bisa request untuk couple an ma Ahza juga.

Untuk keterangan lebih lengkap bisa menghubungi :

Mbak Maria Ulfa

Wa 085785412266

Bbm 5E228A7D

www.instagram.com/zhafa.hijabkids

www.instagram.com/zhafacraft

www.facebook.com/zhafakids

KUTEMUKAN DIRIKU SAAT MENULIS

Menulis bagi kebanyakan orang mungkin bukan hal yang mudah. Padahal kegiatan ini hanya butuh menuangkan ide kedalam kertas kenapa banyak yang membuat hal semudah itu menjadi sulit. Menulis hanya butuh kebiasaan.

Wanita memiliki banyak rasa yang bisa dicurahkan, mereka menyimpan sejuta pesona dan perasaan yang bisa menjadi segudang ide untuk menulis. Saat membaca, mendengarkan, melihat bahkan saat teringat pengalaman hidup yang sudah berlalu akan menjadi suatu bahan menulis yang menakjubkan.

Awalnya saya menulis hanya untuk mengikuti sebuah lomba antologi menulis buku. Saya akui hanya menulis berdasarkan keinginan ingin menang semata tanpa mempedulikan kemampuan menulis yang seadanya. Ya… bisa dibilang saya tu memiliki kadar cuek dan percaya diri yang tinggi. Bisa dipastikan lawan yang mengikuti lomba antologi memang sudah lama berkecimpung dalam dunia tulis menulis, sudah banyak yang membuat buku, berpengalaman dalam menulis artikel dan blog. Lha saya apalah atuh… hanya pemula yang mencoba peruntungan. Tapi ya sudahlah lanjut saja dengan percaya diri saya membuat 3 artikel dan alhamdulillah semua tidak lolos.

Saat membaca pengumumannya apa saya kecewa? Iya dong kecewa karena pasti ada keinginan untuk menang, tapi saya sadar diri lawan memang layak mendapatkan apresiasi lebih karena tulisan mereka memang bagus, menyentuh dan menuliskan dengan hati. Setelah mengenal dunia menulis saya semakin penasaran bagaimana itu menulis. Apalagi menulis dengan hati apa maksudnya? Apa tujuan saya menulis? Sekedar mengikuti lomba, mencurahkan perasaaan atau untuk berbagi informasi?

Saya menggali terus alasan kenapa saya merasa penasaran dengan dunia menulis. Sebuah dunia yang siapa saja mampu masuk kedalamnya. Akhirnya semua alasan yang sempat terbersit menjadi suatu semangat untuk terus menulis, terus berbagi dan menjadi sebuah langkah untuk mewujudkan impian juga. Banyak kata yang terangkai dan banyak kalimat teruntai yang semakin membuat hati semakin lega.

Saya semakin percaya diri saat menuliskan sesuatu, apa yang saya lakukan terasa tidak sia-sia walaupun saya hanya seorang ibu rumah tangga yang dunianya berkutat dengan anak, rumah dan keluarga. Selama 2 tahun terakhir saya merasa kudet (kurang update), separuh dunia saya hilang saat memutuskan untuk resign dari kerja sebagai karyawan. Namun pada dasarnya saya itu orang yang tidak mau diam, saya ingin membuktikan terutama kepada keluarga saya sendiri bahwa seorang ibu walaupun dunianya hanya seputar keluarga bisa sukses dan mandiri secara finansial.

Rasa percaya diri saya semakin terpupuk juga saat memutuskan untuk berhijab, sebuah langkah untuk berubah lebih baik. Dengan berhijab rasanya Alloh SWT seperti memeluk saya dimanapun berada, memakai hijab serasa ada usapan lembut diwajah yang mengatakan‚ÄĚ Percayalah kau tak sendiri ada aku disampingmu‚ÄĚ.

Ketika menemukan dunia baru dimana saya merasa hidup semakin berwarna maka rasa percaya diri saya pun semakin besar. Saya siap memulai langkah baru, berbagi pengalaman dan menuliskannya. Percaya diri juga berpengaruh kepada penampilan lho… dengan percaya pada kemampuan diri maka aura positif kita akan terpancar dan otomatis menyatu dengan setiap penampilan kita sehingga terlihat semakin mantap dan bercahaya.

Mari berbagi pengalaman bagaimana sebuah Confidence Self (percaya diri) bisa mengubah hidup semakin berwarna dan menginspirasi. Post ini diikutsertakan dalam Blog Competition Serioxyl X IHB. Syarat dan ketentuan bisa dilihat di www.indonesian-hijabblogger.com