Mom vs Gadget

Mom vs Gadget

Pada jaman sekarang memang kecanggihan teknologi tidak bisa kita lepaskan dari kehidupan. Bagaimana tidak, sekarang pekerjaan bisa dilakukan via online hanya mengandalkan HP maka kita akan punya banyak jaringan diseluruh dunia dan juga kita bisa melakukan apa saja dimana saja. Orang berjualan sekarang tidak melulu hanya dilakukan pada satu tempat saja. Saat jalan-jalan, masak bahkan bisa jualan di tempat tidur hanya dengan menggunakan daster. Jadi kecanggihan teknologi itu perlu. Tetapi apakah semua itu selalu berdampak positif tentu saja tidak tergantung masing-masing personalnya memang kan?

Saya seorang ibu rumah tangga yang resign dari tempat kerja saat hamil dan sekarang memutuskan untuk berkarir dirumah. Saat awal harus menghabiskan waktu hanya dirumah dan tidak mendapatkan penghasilan sendiri tentu bukan hal yang gampang, yang tadinya bebas beli apa saja sesuka hati sekarang harus berpikir dua kali dengan sisa uang yang ada. Setiap hari kalau sudah selesai urusan domestik hanya sibuk bermain HP saja. Lama-lama menimbulkan kebosanan dan saya berpikir daripada HP ini hanya untuk main-main saja tidak bisa menghasilkan uang maka lebih baiknya main sambil kerja. Dan setelah browsing mencari ide apa yang cocok untuk seorang ibu baru, yang ingin punya bisnis tetapi tidak punya modal akhirnya jadilah saya seorang marketer online yang menjualkan produk orang dengan mendapatkan bayaran tertentu tergantung berapa banyak kita bisa menjualkan barang tanpa harus mengeluarkan modal, sistem yang seperti namanya Dropship. Tentu sangat menyenangkan memang bisa bekerja kapan saja, bersama keluarga selalu, bisa menemani anak bermain sepanjang waktu. Oh… memang asyik sekali bisa melihat perkembangan anak dari waktu ke waktu. Orang lain yang melihat pasti mengira ibu rumah tangga itu banyak waktu luangnya, bisa melakukan semaunya sendiri, mau pergi kemanapun oke saja dan lain sebagainya. Dari semua kemudahan yang dibayangkan itu pasti ada sesuatu hal yang hanya diketahui oleh seorang ibu rumah tangga bagaimana repotnya mengurus rumah, bagaimana caranya bisa sukses walaupun hanya mengandalkan bekerja dari rumah, harus bijak dalam menentukan keputusan rumah tangga dan keuangan. Kalau ada apa-apa dengan kondisi rumah ataupun anaknya siapa pertama yang disalahkan pastinya ibunya dong yang hampir 24 jam berada di rumah dan menemani si kecil.

Sebagai ibu rumah tangga yang bekerja secara online tentu saja menggunakan hp adalah hal yang wajar dan memang penghasilan didapatkan dari sana, betul tidak? Namun hati-hati ada dampak kecil yang bisa berubah jadi besar dan wajib diwaspadai para emak online. Risiko yang mengintai ini diantaranya:

  1. Si kecil rawan kecanduan gadget. Kadang kita sangking asyiknya melayani customer yang sedang mampir di toko online kita, para emak ini lupa kalau ada si kecil yang senantiasa merekam tingkah laku kita. Orang tua adalah role model untuk anaknya. Saat kita memegang Hp terus-menerus maka si kecil merekam oh.. itu apa ya kok asyik sekali ibu waktu memegangnya. Kadang secara spontan, karena tidak mau diganggu dan kerjaan jadi kacau maka si ibu lebih baik mengalah dan memilih bermain dengan si kecil. Tapi si kecil tetap saja sudah menganggap kalau HP itu mainan mengasyikan sampai akhirnya dia utik-utik sendiri dan menemukan hal yang asyik. Sampai akhirnya agar si anak dan ibu bisa berjalan berbarengan si kecil gembira dapat mainan baru berupa gadget dan si ibu bisnis online nya tidak terganggu. Maka dari sinilah dampak baru dirasakan. Kalau diteruskan maka si kecil akan kecanduan HP dan memilih HP daripada berinteraksi dengan lingkungan sekitar, mata indah mereka akan terancam rusak lebih dini karena cahaya dari HP. Dari sinilah si ibu online di tuntut untuk lebih bijak menyingkapi keadaan bukan karena ingin sukses dan tetap berada dekat keluarga malah mengakibatkan keluarga terancam.
  2. Manajemen waktu menjadi amburadul. Bagi ibu yang sedang menjalani bisnis baik online maupun offline dituntut untuk menomorsatukan keluarga, jangan karena bisnis sedang berkembang maka mengesampingkan segala kewajiban sebagai istri juga ibu. Kita sebagai wanita harus tahu kapan harus menjadi istri, ibu dan juga seorang pembisnis. Oleh sebab itu dibutuhkan catatan to do list mana yang harus dilakukan terlebih dahulu dan semua yang sudah dicatat harus kita lakukan sesuai urutannya agar bisa berjalan beriringan.
  3. Dunia si ibu hanya seputar online. Karena keasyikan dengan berbagai hal yang disuguhkan dalam dunia maya maka dunia yang sebenarnya menjadi aneh. Kalaupun bertemu dengan teman, atau saudara tetap mata melirik ke gadget sedangkan telinga dan bibir berusaha tetap bersuara. Ada baiknya saat kita bertemu orang gadget masuk saku dan fokus pada lawan bicara kita dengan begitu mereka merasa dihargai
  4. Mengancam kestabilan emosi. Terlalu lama di depan laptop, hp, TV tentu bukan hal yang baik kan? Mata lelah, punggung pegal, kadang lapar pun tak dirasa kalau sedang keasyikan kalau ini banyak yang mengalami para ABG. Rasa capek memicu kita untuk bersikap semaunya sendiri, uring-uringan sehingga anak menjadi korban, pekerjaan rumah terbengkalai. Belum lagi kalau bertemu customer yang suka PHP haduch bikin awet emosi jiwa nya.
  5. Butuh budget tambahan untuk bisa tetap online. Sebagai pembisnis online tentu dibutuhkan dana tambahan agar bisa terus tersambung ke internet. Oleh karena itu antara pengeluaran dan pemasukan haruslah seimbang ya mak emak.

Apapun yang dilakukan seorang ibu baik itu dia bekerja diluar rumah ataupun didalam rumah dia tetap menomorsatukan keluarganya. Dengan niat membantu suami untuk menambah pundi-pundi penghasilan. Ibu tetaplah ibu dengan semua profesinya dia tetap menyayangi anaknya dengan segala keterbatasannya. Air mata dan rintangan takkan menghapus niatnya untuk menjadi sukses. Keberhasilan tidak hanya milik wanita yang bekerja dikantor atau yang memiliki usaha mewah diluar sana namun ibu rumah tangga pun sanggup untuk menjadi sukses walau dia berada di rumah. Karena kesuksesan tidak hanya milik dia sendiri tapi kesuksesan bersama suami, anak dan keluarganya bisa menjadi lebih berharga.

#Bitread

#EmakPintar

Tentang Maduretno

MaduretnoLahir di Tulungagung, Jawa Timur Ibu Rumah Tangga dengan seorang putri yang bersemangat menunjukkan kalau IRT bisa sukses di rumah Menulis dan berbisnis adalah hal menyenangkan dan membawa banyak berkah Menjadi Kontributor EmakPintar.Asia dan menghhias blog menjadi favorit baru penghilang lelah dan berbagi berkah ilmu
Tulisan ini dipublikasikan di Parenting dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.